Julia Roberts in Bali
Posted On Sunday, November 1 at at 1:28 AM by hanabi.japanBali - 'Eat, Pray, Love', film yang dibintangi aktor papan atas Hollywood Julia Roberts menjadikan Bali sebagai salah satu settingnya. Julia pun siap melakoni syuting di sana pada Oktober mendatang.
'Eat, Pray, Love' merupakan film yang diadaptasi dari novel laris karya Elizabeth Gilbert. Di memoarnya itu, Elizabeth menuangkan semua yang dialaminya selama keliling dunia.
Ceritanya, Elizabeth adalah seorang penulis yang depresi akibat pernikahannya. Setelah cerai dengan sang suami, Elizabeth pun berhubungan dengan pria lain. Sayangnya, hubungan itu tidak berhasil juga.
Hingga akhirnya, ia pun memutuskan untuk keliling dunia. Ketika berada di Itali, Gilbert menyantap makanan-makanan lezat dan menikmati hidupnya. Kemudian, ia pergi ke India untuk menemukan spritualnya. Ia mengakhiri perjalanannya di Bali, untuk mencari keseimbangan makan, doa dan cinta.
'Eat, Pray, Love' digarap dan ditulis naskahnya oleh Ryan Murphy. Untuk mencapai hasil maksimal, Ryan melakukan proses syuting di tempat-tempat yang ditampilkan oleh buku itu, termasuk Bali. So bisa dipastikan, Julia akan terbang ke Bali.
Bahkan hal itu diperkuat oleh pengakuan Kepala Seksi Perizinan dan Perfilman Dinas Kebudayaan kabupaten Gianyar, Ida Bagus Puruvita. Ia mengungkapkan pihak produksi film tersebut sudah mengajukan ijin untuk melakukan syuting di kecamatan Ubud dan Tegalalang.
Selain minta izin resmi dari pemerintah setempat, pihak produksi film itu sudah bersosialisasi dengan penduduk di kedua kecamatan itu. Bahkan kepala desa adat Ubud pun sudah memberikan izin.
Ida Bagus Puruvita mengatakan izin penggarapan 'Eat, Pray, Love' masih dalam proses. "Kemungkinan besar izinnya akan diberikan," tambahnya.
Selain memberikan izin, pemerintah setempat akan memberikan batasan-batasan obyek mana yang boleh digunakan dan tidak. Pemerintah akan mendampingi proses syuting.
Kabarnya saat ini, Julia dan lawan mainnya James Franco tengah menjalani syuting di Roma, Italia. Jika semuanya berjalan lancar, pada 2011 kita akan menyaksikan film yang meramu keindahan pulau Dewata dan kecantikan Julia Roberts.
GoOgle pun merayakan Halloween
Posted On Saturday, October 31 at at 5:26 AM by hanabi.japan
Halloween atau Hallowe’en adalah tradisi perayaan malam tanggal 31 Oktober, dan terutama dirayakan di Amerika Serikat. Tradisi ini berasal dari Irlandia, dan dibawa oleh orang Irlandia yang beremigrasi ke Amerika Utara. Halloween dirayakan anak-anak dengan memakai kostum seram, dan berkeliling dari pintu ke pintu rumah tetangga meminta permen atau cokelat sambil berkata "Trick or treat!" Ucapan tersebut adalah semacam "ancaman" yang berarti "Beri kami (permen) atau kami jahili." Di zaman sekarang, anak-anak biasanya tidak lagi menjahili rumah orang yang tidak memberi apa-apa. Sebagian anak-anak masih menjahili rumah orang yang pelit dengan cara menghiasi pohon di depan ruma
h mereka dengan tisu toilet atau menulisi jendela dengan sabun.
Halloween identik dengan setan, penyihir, hantu goblin dan makhluk-makhluk menyeramkan dari kebudayaan Barat. Halloween disambut dengan menghias rumah dan pusat perbelanjaan dengan simbol-simbol Halloween.
Nah.. karena itu semua orang di Amerika merayakan halllloooweeeennn.. bahakn Google pun ikut merayakan...
nih beberapa image yang ada di google waktu merayakan halloooweeennn...

Obama's ring are from Indonesia
Posted On Friday, October 30 at at 6:19 AM by hanabi.japanVIVAnews - Indonesia tampaknya sudah menjadi bagian yang tak terlupakan bagi Barack Obama. Buktinya, cincin nikah yang dikenakan presiden Amerika Serikat itu kabarnya dibuat dari Indonesia.
Demikian ungkap majalah New York Times Magazine, yang pekan ini memuat edisi khusus mengenai kehidupan rumah tangga Barack Obama dan istrinya, Michelle. Dengan judul sampul "The First Marriage," koresponden New York Times di Washington, Jodi Kantor, menulis artikel panjang mengenai pasangan Obama.
Yang menarik, Kantor mengungkapkan bahwa cincin nikah yang dikenakan Obama ternyata merupakan ukiran emas dari Indonesia. Saat itu, Kantor menceritakan saat-saat upacara pernikahan antara Obama dengan Michelle Robinson pada 3 Oktober 1992.
Upacara pernikahan dipimpin oleh Pendeta Jeremiah Wright. "Dia memegang kedua cincin nikah yang akan mereka kenakan - yang menandakan ikatan baru yang tak terpisahkan - di hadapan para tamu di Gereja Trinity United Church of Christ," tulis Kantor.
"Cincin Michelle tradisional, namun punya Barack merupakan desain ukiran emas dari Indonesia," lanjut artikel itu.
Fakta di balik cincin nikah yang dikenakan Obama itu ditanggapi Anya Strzemien dari harian The Huffington Post. Dia terkesima dengan rumitnya ukiran cincin emas. "Kami selalu mengira bahwa cincin nikah yang dikenakan Obama hanyalah benda emas yang tua, sama seperti yang dipakai para pria kebanyakan. Namun menarik mengetahui bentuk cincin seperti yang diberitakan di majalah New York Times Magazine," ujar Strzemien.
"Well, bentuknya ternyata lebih stylish dari yang kita duga," lanjut dia.

















