Showing posts with label food. Show all posts
Showing posts with label food. Show all posts

Monday, May 16

Downstream of porong river

read more...

Wednesday, September 29

Trading in Floating Market

Trading in Floating Market
Pasar terapung, sejenis pasar tradisional, yang terjadi di tepian sungai Barito. Terdapat di Kalimantan Selatan, tepatnya di Banjarmasin, yang dijuluki sebagai kota sungai karena memiliki sungai yang sangat banyak. Hal yang menarik di sini adalah melihat kehidupan para pedagang yang bertarung diatas sampan mereka di pagi hari demi sedikit keuntungan. Pada Jaman dahulu sistem jual beli di pasar ini tidak memakai uang, namun dilakukan dengan menukar barang yang akan dibeli dengan barang yang lain yang harganya senilai. Jika anda berkunjung ke pasar terapung ini jangan lupa untuk membeli makanan dan mecicipi hangatnya teh di atas kapal yang dijual oleh pedagang keliling. Karena berada di atas kapal, maka untuk mengambil makanan dibantu dengan tongkat yang ujungnya terdapat pengait untuk menusuknya. Selain itu tidak ketinggalan juga ada soto banjar, salah satu makanan yang terkenal di Banjarmasin.
read more...

Saturday, January 31

Graduated

Akhirnya.. selesai juga kuliah diUI.. walaupun cuman selama 2 minggu, namun berkesan dan menambah pengetahuan.. acara terakhir dalam short course adalah ujian. bisa dibilang soal yang diujikan termasuk susah.. berhubung sebelumnya ngga belajar sih.. hahaha..

pengetahuan dasar tentang teknologi pangan rupanya menjadi prioritas utamna dalam ujian kali ini. Semua hal mengenai mikrobiologi, kimia, dan phisik pangan menjadi acuan dalam penentuan bahaya/hazard dalam ujian kal ini. walaupun memang paling banyak tentang mikrobiologi sih. Karena negara kita merupakan negara tropis menjadi pilihan utama mengapa hal ini sangat penting dalam food safety. Temperatur yang cocok untuk pertumbuhan mikroorganisme menjadi hal yang perlu dikendalikan. apalagi people awareness di negara kita masih kurang.. hal ini menjadi sangat bahaya jika tidak dikendalikan.

kesadaran tentang hygiene menjadi salah satu hal yang harus mendapat perhatian penuh jika kita ingin aman.
read more...

Friday, January 23

Food Safety Training Course - day 5

Hari ke empat merupakan training tentang HAACP, dan hari ke lima praktek mengenai implementasi HACCP dengan menggunakan ayam goreng sebagai bahannya. seperti halnya penentuan CCP yang membutuhkan data tentang hazard yang ada dalam bahan dan proses, begitu juga dalam penentuan CCP kali ini. Karena tidak mencukupi data dan sedikit lupa tentang teori yang mendasarinya ^^ kadang penentuan CCP menjadi berlebihan dan memberikan pertanyaan yang berlebihan pula saat presentasi.

jika dalam penentuan CCP yang biasa dilakukan di perusahaan memerlukan waktu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan, penentuan CCP dalam training kali ini terhitung sagat cepat bahkan yang tercepat dalam sejarah, sebab hanya dalam satu jam sudah jadi...
hahahahha,.... namun masih banyak kekurangan didalamnya.

yagn penting adalah diskusi dalam penentuan CCP, bukan benar atau salahnya CCP tersebut ditentukan. berarti sewaktu kuliah dahulu ujian mata kuliah HACCP yang soalnya menentukan CCP benar semua dunk, dan nilainya bagus semua.. minimal A gitu lah.. tapi kenapa nilai paling baik B ya.. hahahhaha....

so confused..
^^ well kata orang-orang pengalaman merupakan guru yang terbaik. mungkin dari hal inilah nilai tersebut dapat muncul sehingga nilai B merupakan nilai yang paling tinggi..
read more...

Thursday, January 22

HACCP - Hazard Analytical Critical Control Point

Pelajaran tentang HACCP. Dipresentasikan oleh Quality Assurance dari Nestle di cikupa. Refresing pengetahuan dan cara penentuan CCP tentunya. Sbab hal ini an menjadi point penting yang harus dipegang oleh setiap industri pangan yang mengimplementasikan HACCP dalam sistem mereka.
Tidak berbeda jauh dengan pelajaran yang dahulu diajarkan pada waktu kuliah, hanya saja saat ini lebih ter-record dalam penentuan hazard yang ada.

just one word to this method.. make people think and limiting their control point..
no word can descrime more than SAFETY and recorded regurarly..
read more...

Wednesday, January 21

Food Safety Training Course - day 3


Memasuki Hari ketiga dalam training kemanana pangan..
hari ini training dimulai oleh BPOM.. (kok kalau ditanya malah saling menyalahkan antar departemen dalam pemerintahan ya.. bingung juga jadinya hehehehehe)
Presentasi yang lain dilakuakn oleh Ibu Fransiska Zakaria.. (jadi inget waktu kuliah.. dateng ke kampus trus ngoceh tentang perhitungan NOEL, Risk Assesment, ADI, etc). karena diikuti oleh kebanyakan dari kalangan kesehatan, maka Ibu yang baik ini memberikan banyak pengantar dahulu mengenai apa itu keamanan pangan dan teknologi pangan.. serasa dijelaskan Pengantar Teknologi Pangan waktu kuliah.. hehehe...

Karena diikuti kebanyakan dari kalangan kesehatan (praktisi kesehata) akibatnya banyak pertanyaan yang mucul seiring dengan dimulainya penjelasan, mulai dari GMP hingga Genotika... akibatnya waktu yang tadinya selesai pukul 16:00 akhirnya moloooooooooooooooorrrrrr hingga pukul 15:30. Salah satu penmyesalan dari banyak peserta yaitu, seharusnya presentasi ini diawal saja, karena menarik dan penting. Apalagi dibawak dengan penuh canda dan tawa dari Ibu.

Kembali pada pernyataan everything is toxic. Semua makanan yang ada pada jaman kita merupakan racun. dan tubuh kita sengsara memperjuangkan pembentukan sel-sel kembali aibat rusaknya sel tersebut karena makanan. Sebenarnya hal ini diakibatkan karena makanan yang kita makan berubah padahal Tubuh kita tidak berubah. Makanan yang berevolusi, bukannya tubuh kita, sehingga tubuh kita berkorban untuk beradaptasi dengan makanan tersebut. akibatnya, sel-sel tubuh kita dikorbankan, dan umur dari sel-sel dalam tubuh kita juga semakin sedikit. Menjadi penjelasan mengapa umur manusia modern lebih pendek dari pada manusia jaman baheulaaaaaa alias jaman dahulu.. hehehe..

..To be Continued lagi...
read more...

Food Safety Training Course - day 2


Memasuki hari kedua dalam training kemanan pangan..
Masih seputar keamanan pangan dan kesehatan.
Di hari kedua ini training berlangsung hanya setengah hari (hingga pukul 12.00). sesi berikutnya merupakan diskusi kelompok tentang kasus keracunan makanan dan diskusi jurnal mengenai rekontaminasi pathogen dalam produksi makanan. (saya sudah punya jurnal ini hasil dari membajak dahulu.. ^^ )

yang paling penting pada training hari kedua ini adalah peran dari ibu, yang memberikan ASI bagi kita. jika kita diberi ASI oleh ibu kita, maka secara tidak langsung kita memiliki kekebalan tubuh yang lebih dari penyakit sebab adanya bifidobacteria dalam ASI yang membuat kita kebal. Adanya bifidobacteria ini mengakibatkan kita tahan terhadap penyakit yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan manusia. Dengan adanya bifidobacteria kita memiliki kekebalan terhadap diarea..

Dilaporkan bahwa penyakit diarea ini merupakan penyebab utama mengapa bangsa kita tidak setinggi orang barat pada umumnya. Diarea merupakan penyakit yang membuat kita kehilangan cairan sedikitnya tiga kali dalam sehari. Sebagai akibatnya penyerapan dan metabolisme kita terganggu. Hal ini yang menyebabkan pertumbuhan kita terganggu. Pada dasarnya diarea membuat usus 12 jari kita yang seharusnya menyerap sari makan menjadi tidak maksimal dalam melakukannya. Terjadinya gangguan oleh bakteri dan rote-virus membuat usus 12 jari yang seharusnya berbentuk saling melingkar (seperti jari kita yang saling dikaitkan) agar penyerapan berlangsung maksimal, menjadi lurus. Analogikan hal ini sebagai sungai yang berkelok-kelok untuk menangkal banjir.. bagaimana jadinya jika sungai itu diubah menjadi lurus? banjir bukan.. hal ini pula yang terjadi pada usus kita. Alih-alih dapat menyerap sari makanan.. yang ada malah sari makan tersebut dibuang begitu saja.. ngga sehat dunk jadinya.. hehehhe...

that the story begin.. jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang diarea ini dapat mengkontak saya melalui email maupun dapat mencarinya di Om Google.. kalau lebih pasti lagi sih, anda berkonsultasi dengan dokter anda.. pasti tok cer dah...
semoga membatu.. parenggggg.....

...TO BE CONTINUED...
read more...

Food Safety Training Course - day 1

food safety and health merupakan satu kesatuan dalam hidup kita. Makanan yang kita merupakan merupakan salah satu yang mempengaruhi kesehatan kita juga. dalam ilmu toksikologi (ilmu yang mempelajari tentang racun) dikatakan bahwa ”Everything is a poison, nothing is a poison. It´s the dose that makes the poison” Paracelsus (1493-1541). hal inilah yang menjadi concrn dalam keamanan pangan. Bagaiman kita dapat membatasi sesuatu yang merupakan racun sehingga hal itu aman dikonsumsi oleh kita.

Training yang dilakukan kali ini diikuti oleh 19 orang. kebanyakan berasal dari kalangan akademia, yang lainnya berasal dari kalangan industri, dan pemerintahan. Ternyata training ini merupakan training berkelas internasional lho.. sebab diikuti oleh orang dari negara lain juga.. bahkan dari afrika... (wondering how great it is.. thanks to all my dearest friend and user for sending me into this awesome course). Directorate of Medical Services, Naypyidaw, Myanmar.. dan University of Ghana. ICD UGL Department of Nutrition.

Target dalam training kali ini adalah memberikan kesadaran akan pentingnya keamanan pangan yang dapat diimplementasikan dalam hidup kita dan dalam masyarakat. salah satu hal yang harus dimengerti oleh kalangan dokter, praktisi kesehatan, dan praktisi gizi. Hal yang lain adalah membangun sistem keamanan pangan dalam negara masing-masing (Ghana, Myanmar, dan Indinesia tentunya)

Safety is safety, Cost much but Pay Much for our Health..

... To be Continued...
read more...

Friday, January 16

Virus Varicella (Get this thing worst)

3 hari ini terkena radang dan demam..
terasa meriang di badan dan lemas..
kemudian timbul bintik - bintik pada tubuh..
wah, sepertinya saya terserang virus yang satu ini nih.. varicella-zoster
merupakan virus yang menyebar secara aerogen atau di udara.. seperti halnya penyakit yang disebabkan karena virus, penyakit ini juga menyerang ketika tubuh kita kurang vit dan lemah.

sayangnya kemarin juga tubuh saya sedang lemah.. capek dan pikiran yang membebani menjadi salah satu trigger utamanya. anehnya.. saya terserang di tenggorokan. alhasil rasa sakit waktu menelan tidak terkira..
seperti sakit radang tenggorokan parah....

berharap cepat sembuh dari sakit ini, sebab ada training selama dua minggu di Jakarta tentang food safety nih soalnya...
hehehehe
read more...

Saturday, January 3

Maag - radang lambung

Maag atau sering disebut Dyspepsia adalah gejala penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada lambung yang menyebabkan sakit, mulas, dan perih pada perut.
Penyebabnya biasanya karena penderita makannya tidak teratur. Kelainan lanjut mulai dari tukak lambung (ulcus pepticum), reflux gastroesofageal (gastroesofageal reflux disease) hingga Zollinger – Ellison dapat terjadi akibat kejadian berulang dari dyspepsia ini.
Berikut terdapat beberapa tips untuk para penderita maag yang mungkin dapat membantu dalam mencegah munculnya, mengobati gejala hingga mencegah munculnya komplikasi yang ada :
1. Berusahalah untuk selalu makan teratur.
2. Sebaiknya sering makan makanan dalam porsi kecil untuk menghindari agar lambung tidak kosong.
i3. Hindari makan makanan yang bersifat asam dan pedas karena dapat memproduksi gas dalam lambung dan dapat merangsang lambung.
4. Hindari minum minuman beralkohol, kopi dan sebaiknya jangan MEROKOK !
5. Makan makanan tinggi serat seperti sayur dan buah-buahan untuk memperlancar saluran pencernaan.
6. Olahraga teratur untuk meningkatkan stamina dan memperbaiki kondisi fisik.
7. Hindari keadaan-keadaan yang dapat memacu asam lambung seperti stress, karena stress merupakan factor psikis yang dapat merangsang asam lambung.
8. Siapkan persedaan antasida/obat maag (bisa juga dengan meminum tepung pati) dalam rumah maupun selama kegiatan diluar rumah untuk mengatasi keadaan darurat.
Tepung pati dapat meredakan sakit maag, dan bisa menyembuhkannya juga..

semoga bermanfaat..
read more...

Friday, December 19

Recipe - Empal Gentong (An exotic Food From Cirebon)

Resep masak Empal Gentong - By Hanabi.Japan

Selamat bereksplorasi dalam rasa ! !

Bahan:
250 g daging sandung lamur sapi
250 g hati sapi
250 g limpa sapi
2 sdm minyak sayur
2 lembar daun salam
1 batang serai, memarkan
1 liter santan encer dari 1 butir kelapa parut
250 ml santan kental dari ½ butir kelapa parut

Bumbu, haluskan:
8 butir bawang merah
4 siung bawang putih
4 butir kemiri
3 cm kunyit
½ sdt merica butiran
2 sdt garam
Taburan:
3 sdm bawang merah goreng
2 sdm daun bawang iris halus

Cara membuat:
Rebus daging sapi dan jeroan secara terpisah dalam air secukupnya hingga empuk.
Angkat daging dan jeroan, potong-potong. Sisihkan kaldu daging sebanyak 500 ml.
Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Tambahkan salam dan serai, aduk
hingga layu.
Masukkan potongan daging dan jeroan, aduk rata. Angkat.
Taruh dalam panci, tuangi kaldu dan santan encer. Masak hingga mendidih dan bumbu
meresap.
Tuangi santan kental. Masak dengan api kecil hingga kuah kental dan berminyak.
Angkat. Taburi bahan Taburan. Sajikan panas.
Untuk 6 orang

Hmmmm.... Lezat bukan..
salam.. - Hanabi.Japan -
read more...

Empal Gentong


Empal Gentong merupakan makanan khas Jawa Barat yaitu tepatnya adalah daerah Cirebon. mungkin bagi orang-orang dari daerah lain, mungkin makanan berjenis empal gentong juga ada di daerahnya. jika dilihat sepintas, empal gentong mirip dengan gule sapi (memang gule sapi keliatannya kalau di semarang). bagi yang berdomisili di daerah semarng, GULE SAPI Pak Subur, mungkin rata-rata mengetahuinya. apalagi yang kuliah di Unika Soegijapranata.. pasti tiap Sabtu kerjaannya makan disana tuw.. hahahha..

Empal Gentong merupakan makanan dengan aroma renpah dan santan yang cukup kental. ditambah dengan irisan daging sapi yang pastinya menyumbang kelezatan dan aroma tersendiri. selain itu ada juga yang menambahkan jerohan (hati dan limpa) ke dalamnya.. tertarik ingin mencobanya? Empal gentong cukup murah dan harganya pun bervariasi. harganya berkisar antara Rp.4.000,00 hingga Rp. 22.000, 00dewasa ini persebaran empal gentong cukup luas. Anda dapat menemukannya di daerah jawa barat maupun daerah anda yang tentunya meyajikan makanan khas jawa barat ^^.
ni gambar bagi kamu yang penasaran pengen liat..
sebenernya seperti apa siy empal gentong itu..
gambarnya nihhhh....
read more...

Saturday, December 6

Farmer, Liquid, and Plant

jika dipikir, hidup itu seperti cairan.. kemana arus membawa ia akan pergi. Namun terkadang juga dapat sebaliknya... melawan arus, walau berat adanya.
salah satu perhatian yang menarik adalah mencermati kejadian-kejadian yang terjadi di sekitar kita. Belum lama ini saya diajak oleh seorang teman mengunjungi suatu tempat di daerah Bogor. Kami ber-5 mendapat tugas mengaudit salah satu supplier hasil pertanian terkait dengan penggunaan pestisida, sebab hal ini merupakan salah satu parameter yang berbahaya bagi pangan.

Tempat yang kami kunjungi berada di daerah Cianjur..
suasana sejuk dan dingin khas daerah puncak menyapa kami begitu kami tiba disana.
serba hijau ! itu yang dapat dilihat oleh mata kita, melupakan sejenak hiruk-pikuk kota dan penatnya pikiran karena pekerjaan yang tak kunjung selesai ^^

Melakukan audit terhadap petani sebenarnya tidak begitu sulit, kepolosan dan kejujuran mereka membuat kita mudah mendapatkan informasi. Namun terkadang hal itu juga membuat kita kesulitan. sebab karena ketidaktahuan dan ketidakpedulian mereka tentang pentingnya kebersihan malah membuat usaha mereka menjadi kacau bagai pengusaha pangan. Dalam hal ini kebersihan merupakan faktor yang sangat kritis karen amenyangkut kontaminasi silang terhadap produk mereka. Alangkah baiknya jiak penyuluh pertanian juga memberitahu tentang pentingnya kebersihan bagi produk mereka. istilah kerennya sih.. "from FARM to TABLE"

singkat cerita, petani tersebut mendapatkan warning sign berupa "sanitation problem"....

(to..be contibued.........)
read more...